Return Saham : Data Terlampir ( Stock Summary ULTJ )
| Rerata Return Saham | Standar Deviasi Return saham |
| 0,000724635 | 0,043381792 |
Return Pasar : Data Terlampir ( IHSG )
| Rerata return pasar | Standar Deviasi Return Pasar |
| -0,000126645 | 0,02150907 |
Hubungan return saham ULTJ dan IHSG menunjukkan hubungan sedang ( r = 0,030 ) dan berpola positif,artinya semakin tinggi return IHSG semakin tinggi pula return Saham. Nilai koefisien determinan (r square) 0,027 artinya persamaan garis regresi yang diperoleh dapat menerangkan 2,7% variasi return Saham dapat dijelaskan oleh return IHSG.
Dari hasil analisis regresi dapat dilihat hubungan antara variabel dependent ( return saham / Ri ) dan variabel independent ( return pasar / Rm ). Berapa koofisien BETA ? Jawabannya adalah 0,346 ( masih agak jauh mendekati 1 ). Bila nilai β = 1 artinya adanya hubungan yang sempurna dengan kinerja seluruh pasar. Bila β > 1.00 artinya saham cenderung naik dan turun lebih tinggi daripada pasar. β <>
Dari hasil perhitungan rerata return saham, rerata return pasar, dan standar deviasi terlihat bahwa rate of return dari saham PT. Ultra Jaya Milk Industry dari tanggal 2 januari 2008 sampai 30 September 2009 mengalami naik turun, Hal ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga saham PT.Ultra Jaya Milk Industry, Tbk. di rentang waktu tersebut tidak stabil dan cenderung relatif menurun. Ketika return pasar turun maka return saham juga akan ikut turun, begitu juga sebaliknya.
Return pasar juga akan mempengaruhi tingkat resiko saham tersebut, ketika return saham tinggi maka tingkat resiko sahamnya juga akan semakin tinggi. Berdasarkan perhitungan rerata, maka hasil rerata return yang didapatkan adalah sebagai berikut, 0,000724635 untuk return saham, dan -0,000126645 untuk return pasar. Hal ini mengindikasikan bahwa return saham PT.Ultra Jaya Milk Industry Tbk besar dari pada return pasar IHSG. Saham PT.Ultra Jaya Milk Industry Tbk merupakan saham dengan Rate of Return yang relatif labil dan cenderung positif, Walaupun nilai perhitungan rata-rata tidak membuktikan saham ini mengalami defisit dalam pengembalian keuntungan, pergerakan harga saham masih menunjukan kemungkinan saham ini akan mengalami penurunan, karena tren harga saham ini mengarah pada level harga yang terus-menerus menurun. Return pasar dan return saham yang negatif, tingkat resiko pada saham tersebut akan lebih kecil dibandingkan ketika saham memiliki return saham yang besar. Return pasar yang membaik memberikan dampak yang baik pada return saham PT. Ultra Jaya Milk Industri.Tbk yang ikut naik dan sebaliknya bila turun maka akan memberikan dampak buruk.
Tahap yang terakhir, dapat dilakukan dengan cara menghitung standard deviasi dari return pasar dan saham. Setelah dilakukan perhitungan, maka diperoleh standard deviasi untuk return saham adalah, 0,043381792 dan standard deviasi untuk return pasar adalah 0,02150907. Semakin besar standard deviasi, maka semakin tinggi tingkat resikonya. Hal ini berarti bahwa harga saham PT. Ultra Jaya Tbk merupakan saham yang beresiko karena standard deviasi sahamnya lebih besar daripada standard deviasi return pasar.
Faktor luar yang secara langsung mengakibatkan pergerakan harga sebuah saham antara lain:
Kebijakan Pemerintah.Pergerakan Suku Bunga.
Rumor dan Sentimen pasar.
Dampak Kondisi Pasar pada harga pasar saham.
Analisis BCG Matrix
Dogs :
Produk PT.Ultra Jaya Milk Industry yang berada pada kuadran ini yaitu :
Mentega : Ultra Butter, Jus Buah : Gogo Jus Buah, Flavored Fresh Milk ( Ultra Mimi, Susu Sehat ), Teh Celup : Jasmine Tea & Black Tea, Minuman Teh : Teh Bunga, Teh Kotak Fruit Flavored. Kondisi pada kuadran ini, Market share product kecil, growthnya kecil, bisa mengakibatkan kebangkrutan atau di liquidasi. PT.Ultra Jaya Milk Industry Tbk. harus berusaha untuk masuk ke quadrant problem child, dalam artian market growthnya ditingkatkan dengan meningkatkan kualitas, memberikan potongan harga, advertising yang gencar dsb. Kalau kita prediksi susah mencapai quadrant problem child. Satu – satunya jalan adalah cut loss, jual buru-buru, tutup produksi daripada menderita kerugian yang besar.
Cash Cow :
Produk PT.Ultra Jaya Milk Industry yang berada pada kuadran ini yaitu :
Susu Kental Manis : Ultra Milk dan Cap Sapi, Minuman Kesehatan : Sari Asem Asli, Minuman Teh : Teh Bunga, Teh Kotak Fruit Flavored. PT.Ultra Jaya Milk Industry Tbk. Hanya perlu melakukan maintenance. Pada tingkatan ini, sudah hampir seluruh market share dikuasai. Growthnya sudah mentok, maka Dari itu yang perlu dilakukan adalah maintenance. Produksi bisa stabil.
Question Mark :
Produk PT.Ultra Jaya Milk Industry yang berada pada kuadran ini yaitu : Minuman Teh : Teh Kotak Jasmine tea, Minuman Kesehatan : Sari Kacang Ijo, Susu Segar : White Fresh Milk ( Ultra Milk Low Fat Hi-Calcium). Pada kuadran ini, product yang ditawarkan walau masih mempunyai market share rendah, tapi demandnya sudah kelihatan banyak sehingga market growthnya tinggi. PT.Ultra Jaya Milk Industry Tbk. perlu mendorong agar product ini bergeser ke arah quadrant Star. Hal ini bisa dilakukan dengan cara adveritsing yang gencar, memberi kasih potongan harga, bundle dengan hadiah menarik.
Star :
Produk PT.Ultra Jaya Milk Industry yang berada pada kuadran ini yaitu : Susu Segar : White Fresh Milk ( UltraMilk Fullcream ), Jus Buah : Buavita Jus Buah. Pada kuadran ini, Market share sudah dominan tetapi growth masih banyak. PT. Ultra Jaya Milk Industry bias melakukan advertising seperlunya saja. Penambahan fitur minor juga dapat dilakukan dan kerjasama dengan club juga bisa digiaatkan.
Kesimpulan :
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa pergerakan return pasar dan return saham ULTJ sangat fluktuatif. Secara umum, return pasar sangat berpengaruh terhadap return saham. Ketika return pasar turun, maka return saham juga akan ikut turun, dan sebaliknya. Return saham ini akan mempengaruhi tingkat resiko saham, ketika return saham naik maka tingkat resiko saham juga akan semakin tinggi, mengikuti pergerakan yang ditunjukan oleh return dan sebaliknya.
Pergerakan return saham dan return saham ini dipengaruhi oleh IHSG yang mengalami penguatan dan penurunan. Faktor yang menyebabkan IHSG melemah, antara lain ditekan oleh indeks bursa regional dan indeks global sehingga mempengaruhi saham-saham yang ada di Bursa Efek Indonesia. Dalam keadaan pasar yang tidak stabil ini, return saham ULTJ kurang peka terhadap perubahan return pasar dan membuat saham ULTJ menjadi kurang beresiko dan memiliki return yang rendah.
Saham dengan beta yang lebih tinggi berarti memiliki volatilitas yang lebih tinggi, sehingga dapat dipertimbangkan lebih beresiko, tetapi diharapkan memberikan potensi return yang lebih tinggi pula. Sebaliknya, jika beta lebih rendah berarti memiliki volatilitas lebih rendah, sehingga dapat mempertimbangkan resiko lebih rendah, dengan potensi return yang lebih rendah. Berdasarkan hasil penghitungan, ULTJ diatas dengan beta sebesar 0,346 menunjukkan bahwa saham ULTJ memiliki tingkat volatility yang rendah yaitu dibawah 1,00. Sedangkan dalam hal Standar Deviasinya menunjukkan bahwa harga saham PT. Ultra Jaya Tbk merupakan saham yang beresiko karena standard deviasi sahamnya lebih besar daripada standard deviasi return pasar
Analisis BCG Matrix untuk setiap produk – produk ULTJ. Matrix ini cukup terkenal. BCG (Boston Consulting Group) Matrix ini melihat 2 indikator yaitu Market Share dan Market Growth. Market Share bisa kita gunakan sebagai indicator : apakah pasar produk A misalnya telah dikuasai atau belum ? atau siapa yang menguasai pasar Produk A itu. Market growth untuk melihat apakah pasar sudah jenuh dalam artian tidak ada pertumbuhan demand terhadap produk yang ditawarkan.
Ada beberapa Strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi keadaan – keadaan yang terdapat pada setiap kuadran BCG Matrix. Alternatif strategi yang ditawarkan adalah Strategi Penerobosan Pasar ( Market Penetration Strategy ) adalah usaha untuk meningkatkan pangsa pasar bagi produk atau pelayanan yang ada sekarang pada pasar melalui usaha-usaha pemasaran yang lebih besar. Strategi Pengembangan Pasar ( Market Development Strategy ) adalah usaha memperkenalkan produk atau jasa ke wilayah yang secara geografis merupakan wilayah yang baru. Strategi Pengembangan Produk ( Product Development Strategy ) adalah strategi yang berusaha agar perusahaan dapat meningkatkan penjualan dengan cara meningkatkan atau memodivikasi produk atau jasa yang ada sekarang.
